Upacara Hardiknas 2026, Pemkab Pekalongan Teken Pakta Integritas SPMB Transparan

Berita, Uncategorized466 Dilihat

Pekalongan //Poros Rakyat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, di Lapangan Belakang Kantor Setda Kabupaten Pekalongan, Sabtu (02/05/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dengan dihadiri oleh Jajaran Forkopimda, Para Pejabat di Lingkungan Pemkab Pekalongan, jajaran aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, serta berbagai elemen pendidikan di Kabupaten Pekalongan sebagai peserta.

Dalam rangkaian upacara tersebut, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) oleh Plt Bupati Pekalongan dan Forkopimda Kabupaten Pekalongan seperti Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Arm. Ihalauw Garry Herlambang S.Sos, Kapolres Pekalongan Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf SIK, M.Si, dan Perwakilan Kajari Kabupaten Pekalongan.

Selain itu penandatanganan pakta integritas juga dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, H. M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. dan dari perwakilan Kepala Perangkat Daerah, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Inspektur Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pekalongan, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan. Isi dari pakta tersebut menegaskan komitmen seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas menjadi langkah penting dalam mengawal proses pelaksanaan SPMB yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.

“Kita tadi sudah bersama-sama berikrar terkait SPMB. Ini harus kita kawal dengan ketat. Saya tegaskan, proses ini harus bersih. Jika ada makelar atau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan kita, wajib hukumnya untuk kita tanggulangi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sukirman menyampaikan bahwa tema Hardiknas 2026 tingkat Kabupaten Pekalongan mengacu pada tema nasional, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, selain SPMB yang bersih terdapat beberapa fokus utama lainnya yang perlu menjadi perhatian bersama dalam peringatan Hardikas 2026, yakni terkait penguatan integritas dalam pelayanan pendidikan kepada masyarakat, serta peningkatan kompetensi dan profesionalisme para pendidik maupun ASN.

“Kita bekerja sama dengan perguruan tinggi di Jawa Tengah untuk mendorong rekan-rekan yang belum menempuh jenjang S1 atau S2. Meskipun saat ini masih dengan biaya mandiri, namun sudah ada fasilitasi akselerasi yang kita dorong,” jelasnya.

“Dan ini untuk semua pegawai tanpa terkecuali, baik pendidik maupun ASN di lingkungan kita. Semuanya kita dorong untuk meningkatkan jenjang profesionalisme dan jenjang pendidikannya,” tambah Sukirman.

Selain penandatanganan pakta integritas, dalam upacara tersebut juga dilakukan penyerahan hadiah lomba MAPSI jenjang SD dan SMP tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025. Selain itu, diserahkan pula santunan kematian dari Dana Sosial Setia Kawan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan kepada guru dan pensiunan, serta santunan bagi anak yatim.

Sebelumnya dalam upacara bendera Hardikas 2026, Plt. Bupati Pekalongan membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum untuk merefleksikan dan meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan dipandang sebagai upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh guna mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, lanjutnya, saat ini mengedepankan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Untuk mendukung implementasi tersebut, pemerintah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi, numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan perluasan akses layanan pendidikan yang mudah, murah, serta fleksibel.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dicapai tanpa dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga mitra.

Menutup amanatnya, Plt. Bupati menyampaikan bahwa Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan tiga hal penting, yakni pola pikir (mindset) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus dalam menjalankan berbagai program pendidikan.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua, menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut. (Herput)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *