Pekalongan //Poros Rakyat — Dinamika internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pekalongan mulai menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan pada 20 April 2026. Sejumlah nama telah diusulkan sebagai calon Ketua DPC melalui forum Pra Muscab yang digelar pada Senin, 13 April 2026.
Sedikitnya terdapat empat nama yang muncul sebagai kandidat, yakni Asip Kholbihi (Bupati Pekalongan periode 2016–2021 sekaligus Ketua DPC saat ini), Abdul Munir (Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan), Hindun (anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dan mantan Ketua DPRD), serta Edi Haryanto (anggota DPRD Kabupaten Pekalongan).
Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan, Asip Kholbihi, menyampaikan bahwa seluruh nama tersebut telah diusulkan dan selanjutnya akan diproses oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Menurutnya, keputusan akhir tetap berada di tingkat pusat.
“Empat nama itu sudah diusulkan. Tapi tetap nanti DPP yang akan menentukan siapa ketuanya. DPC hanya mengusulkan nama,” kata Asip.
Ia menambahkan, daftar kandidat tersebut masih bersifat dinamis dan memungkinkan terjadi perubahan sesuai dengan penilaian DPP. Baik penambahan maupun pengurangan nama tetap terbuka hingga proses penetapan dilakukan.
“Empat nama ini sudah dibawa ke DPP dan nanti akan dibacakan juga di pusat. Namun, tetap memungkinkan untuk penambahan atau pengurangan nama, semua tergantung dari penilaian DPP,” ujarnya.
Asip menilai, Muscab mendatang menjadi momentum penting bagi PKB Kabupaten Pekalongan untuk menentukan struktur kepengurusan baru periode 2026–2031. Melalui forum Pra Muscab, sejumlah persoalan internal turut dirampungkan, terutama terkait laporan pertanggungjawaban kepengurusan, termasuk di bidang keuangan.
Ia juga memastikan soliditas internal partai tetap terjaga. Hal itu terlihat dari kehadiran 19 Pengurus Anak Cabang (PAC) serta unsur fraksi dalam Pra Muscab yang berlangsung.
“Dan mereka sepakat agar kiprah ke depan di tingkat masyarakat itu lebih bermanfaat lagi, apalagi sebagai partai pemenang di Kabupaten Pekalongan,” katanya. (Herput)
