Di Tengah Berbagai Aspirasi, PWRI dan DHC 45 Teguhkan Dukungan kepada Sekda Kabupaten Pekalongan

Berita, Uncategorized271 Dilihat

KAJEN //Poros Rakyat – Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) bersama Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Kabupaten Pekalongan memberikan dukungan moral kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, H. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., di tengah dinamika dan aspirasi yang berkembang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Dukungan tersebut disampaikan dalam suasana penuh kekeluargaan saat jajaran PWRI dan DHC 45 Kabupaten Pekalongan melakukan kunjungan silaturahmi kepada Sekda Kabupaten Pekalongan. Kehadiran para purnabakti aparatur negara dan pejuang veteran itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus perhatian terhadap situasi yang berkembang belakangan ini, khususnya terkait adanya aspirasi berupa mosi tidak percaya yang ditujukan kepada Sekda Kabupaten Pekalongan.

Ketua PWRI Kabupaten Pekalongan, H. Siswoyo, mengatakan pihaknya mengikuti dan mencermati berbagai perkembangan yang terjadi di lingkungan pemerintahan daerah. Menurutnya, dinamika yang muncul merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi maupun pemerintahan. Namun demikian, setiap persoalan perlu disikapi secara arif, bijaksana, dan mengedepankan semangat kebersamaan demi menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Belakangan ini kita menyimak bersama adanya dinamika serta riak-riak aspirasi berupa mosi tidak percaya yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah H. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. Sebagai para sesepuh aparatur dan pewaris nilai-nilai kejuangan 1945, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir memberikan penguatan atau support,” ujar Siswoyo.

Menurut H. Siswoyo, PWRI dan DHC 45 merupakan wadah para pensiunan aparatur negara dan pejuang yang telah lama berkecimpung dalam dunia pemerintahan. Pengalaman panjang tersebut membuat mereka memahami bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan sering kali muncul perbedaan pandangan, kritik, maupun berbagai bentuk aspirasi dari berbagai pihak.

Karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat maupun seluruh elemen pemerintahan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan terhadap seseorang hanya berdasarkan informasi yang beredar di ruang publik. Penilaian terhadap seorang pejabat, lanjutnya, harus dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan fakta yang ada.

“Dalam melihat dan menilai sudut pandang seorang pejabat itu tidak bisa hanya serta-merta dari luarnya saja. Kita harus melihat secara utuh, memahami persoalan secara menyeluruh, serta memberikan ruang bagi komunikasi yang baik. Jangan sampai muncul penilaian yang hanya didasarkan pada persepsi atau informasi yang belum tentu menggambarkan keadaan sebenarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, H. Siswoyo mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, stabilitas pemerintahan daerah merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat.

Ia menilai bahwa perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, penyampaiannya harus dilakukan melalui mekanisme yang baik dan tetap menjunjung tinggi etika serta budaya musyawarah.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Pekalongan dengan mengedepankan dialog yang santun. Setiap persoalan pasti dapat dicari jalan keluarnya apabila semua pihak mengedepankan komunikasi dan niat baik untuk membangun daerah,” imbuhnya.

Sebagai organisasi yang beranggotakan para senior aparatur dan tokoh pejuang, PWRI dan DHC 45 juga berharap agar seluruh jajaran pimpinan daerah tetap solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pemerintahan. Menurut Siswoyo, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kerja sama yang kuat antara seluruh unsur pemerintahan agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan kepada seluruh jajaran pimpinan daerah dalam menjalankan amanah dengan penuh integritas, kejujuran, dan tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Pekalongan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, H. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh PWRI dan DHC 45 Kabupaten Pekalongan.

Menurut Yulian, kehadiran para senior aparatur tersebut memiliki makna yang sangat penting baginya, terutama di tengah berbagai dinamika yang sedang berkembang. Dukungan yang diberikan menjadi motivasi sekaligus pengingat untuk terus menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan PWRI yang telah memberikan support kepada saya. Kehadiran para senior tentu menjadi perhatian sekaligus penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Yulian.

Ia menegaskan bahwa dirinya akan selalu membuka diri terhadap berbagai masukan, saran, maupun kritik yang bersifat membangun. Sebagai aparatur yang lebih muda, ia mengaku masih membutuhkan bimbingan dan nasihat dari para senior yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan.

“Ke depan, selaku yunior, saya akan selalu mendengarkan dan menerima petunjuk dari para senior. Pengalaman dan nasihat dari para sesepuh tentu menjadi bekal yang sangat berharga dalam menjalankan tugas pemerintahan,” katanya.

Yulian juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta para senior yang tergabung dalam PWRI dan DHC 45. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh pihak.

Ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan PWRI dan DHC 45 dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan yang berkelanjutan.

“Semoga kita selalu bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dengan kebersamaan, komunikasi yang baik, dan semangat untuk membangun daerah, saya yakin Kabupaten Pekalongan akan semakin maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Yulian. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *